KERUKUNAN KELUARGA KAWANUA

WALE NE TOU KAWANUA

Resmi di lantik DPW KKK Sumatera Selatan

Pelantikan Kerukunan Keluargakawanua Sumsel

Palembang, – Kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Provinsi Sumsel masa bakti 2019-2024 resmi dilantik yang di nahkodai oleh Man Ferdy Roring. Pelantikan ditandai dengan Penyerahan Bendera Pataka KKK, Pemakaian Baju Adat dengan Upacara Adat dan penyerahan SK oleh Ketua Umum Dewan Penurus Pusat Kerukunan Keluarga Kawanua (DPP KKK) Angelica Tengker Hahijary, dipusatkan di Ballroom Hotel Swarna Dwipa, Palembang. Sabtu (22/02/2020).

Acara ini juga dihadiri Asisten I Setda Sumsel bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) H. Akmad Najib mewakili Gubernur Sumatera Selatan, Kesbangpol Kota Palembang, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin – Sultan Palembang Darussalam, Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) diwakili oleh Bpk. Heryanto, Koordinator Wilayah II Sumbagsel Perhimpunan Hotel Dan Restauran Indonesia (PHRI), Herlan Aspiudin dan undangan lainnya.

Dikatakan Asisten I Pemprov Sumsel H Akmad Najib, Kawanua itu adalah salah satu bagian kekayaan budaya yang harus terus dilestarikan.
“Pada prinsipnya, kami sangat mengapresiasi dengan adanya aktifitas dari komunitas ini. Tujuannya tidak lain adalah untuk mempersatukan dan saling memperkenalkan kepada generasi muda bahwa Indonesia, khususnya masyarakat Kawanua yang ada di Sumsel ini tetap menjaga dan melestarikan budaya,” ujarnya.

Dia berharap apa yang ditampilkan menjadi bagian dari khasanah budaya nusantara serta dapat tampil dalam setiap acara-acara di Sumsel.
“Misalkan pada hari jadi Sumsel ada Paguyuban Nias, Paguyuban Pujasuma, Jawa, dan Kawanua. Salah satu cara untuk mempersatukannya mereka adalah dengan Paguyuban. Ada kerukunan, kebersatuan bisa menjadi wadah satu kesatuan,” ungkapnya.

Ketum DPP KKK Angelica Tengker Hahijary menambahkan bagi pengurus DPW KKK, ini adalah wadah pemersatu. Meskipun banyak yang sudah tidak kenal atau pulang ke kampung halaman, tapi darimana asal kawan-kawan yaitu dari tanah tercinta Minahasa Sulawesi Utara.

Dengan diresmikannya organisasi masyarakat KKK sangat diharapkan dapat lebih memperkenalkan budaya, adat istiadat dari Minahasa kepada masyarakat yang ada di Sumsel, dan khususnya kepada generasi-generasi muda.

Ditambahkannya, generasi muda dinilai mulai tidak tahu seni budaya atau adat istiadat dari tanah asalnya. Inilah tugas utama agar dapat melestarikan budaya Minahasa, melestarikan rasa persaudaraan dari perantauan.
“Kami sangat berterima kasih DPW KKK Sumsel telah diterima dengan baik. Semoga dapat berkontribusi dan menjadi mitra strategis bagi Provinsi Sumsel. Ya, bahasa menjadi salah satu identitas dan perlu diajarkan pada generasi muda selanjutnya,”

Selamat melayani Warga Tou Kawanua di Sumsel pijarkan dan gelorakanlah Si Tou Timou Tumou Tou dengan semangat Mapalus. Pakatuan Wo Pakalawiren